24 September 2019

Tiga Hal yang Dapat Merusak Diri Sendiri

By 9:10 AM
Dalam penggalan hadits yang ditulis oleh Imam Thabrani, Nabi SAW bersabda, “Ada tiga hal yang dapat merusak diri sendiri. Pertama, sangat kikir. Kedua, mengikuti kehendak nafsu. Ketiga, kagum terhadap diri sendiri.”

Tentang hal yang pertama, Allah SWT berfirman, ”Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.” (QS. al-Israa/17: 29).

Ayat ini adalah larangan Allah SWT untuk berlaku kikir dan berbuat boros. Kedua perbuatan ini disandingkan Allah dalam satu ayat agar manusia selalu ingat akan keduanya sehingga mengambil jalan tengah yakni hidup sederhana.

Allah SWT tegaskan, “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. al-Baqarah/2:  268).

“Dan janganlah sekali-kali orang-orang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada  mereka dari karunia-Nya mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka. Apa yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di leher mereka) pada hari kiamat.” (QS. Ali Imran/3: 180).

Kedua, perbuatan yang dapat merusak diri sendiri adalah mengikuti kehendak nafsu. “… Janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.” (QS. Shaad/38: 26).

Menurut al-Sya’bi, seperti dikutip Ibnu Qayyim dalam Ashbab al-Takhallaush min al-Hawa, hawa nafsu dinamakan al-hawa karena dapat menjerumuskan pelakunya ke dalam neraka. Menurut Ibnu Qayyim sendiri, hawa nafsu adalah kecondongan jiwa.

Kecondongan jiwa itu bukan hanya kepada yang buruk saja tapi juga pada yang baik. Hal ini seperti yang dikakatan oleh Ibnu Rajab dalam Jami’ al-Ulum wa al-Hikam. Jadi hawa nafsu atau kecondongan jiwa kepada keburukan saja yang harus dikendalikan.

Oleh karena itu hawa nafsu bukan diikuti tapi dikendalikan. Bukan juga dihilangkan. Karena manusia membutuhkannya.  Misalnya, hawa nafsu untuk makan, minum, menikah diperlukan untuk keberlangsungan manusia.

Ketiga, perbuatan yang dapat merusak diri sendiri adalah bangga diri. Inilah bahaya bangga diri, ujub dan sombong, seperti sabda  Nabi SAW, “Tidak masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat perasaan sombong kendati hanya sebesar biji sawi.” (HR. Nasa’i).

Nabi  SAW bersabda, “Seseorang yang menyesali dosanya, maka ia menanti rahmat Allah. Sedang seseorang yang bangga diri, maka ia menanti murka Allah.” (HR. Baihaqi). Allah berfirman, “Janganlah kamu mengatakan dirimu suci …” (QS. al-Najm/53: 32).

Untuk terhindar dari rasa bangga diri, ingatlah senantiasa pesan Allah SWT, “Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata.” (QS. Yasin/36:  77).

Begitu juga ayat ini, “Kemudian, Kami ciptakan dari setetes air sperma itu menjadi segumpal darah. Lantas, dari segumpal darah itu menjadi segumpal daging. Kemudian, segumpal daging itu menjadi tulang-belulang. Setelah itu, Kami bungkus dengan daging. Akhirnya, Kami bentuk ia sebagai ciptaan Kami yang berbentuk lain. Maha pemberi berkah Allah, Tuhan Yang paling baik ciptaan-Nya.” (QS. al-Mu’minun/23: 14).

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Dr Syamsul Yakin MA
Read More...

12 September 2019

1 Menit Berdoa

By 12:42 PM
ALLAHUMMA A'INNI 'ALA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI 'IBADATIK

(Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir/ mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu)



ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA 'ILMAN NAAFI'A, WA RIZQN THOYYIBA, WA 'AMALAN MUTAQOBBALA.

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima.”
Read More...

20 August 2019

By 8:42 PM
Jika kamu gelisah diamlah,
Jika ada yang meminta maaf maafkanlah,
Jika ada yang membutuhkan bantulah,
Read More...

19 August 2019

By 1:33 PM
Jadilah Pemaaf dan Santun
Untuk mendapatkan kelangsungan hidup yang lebih baik
Read More...

Rezeki Itu Punya Alamat

By 1:21 PM
Kalau rizqi itu diukur dari kerja keras...
maka kuli bangunan lah yang akan cepat kaya.

Jika rizqi itu ditentukan dari waktu kerja...
maka warung kopi 24 jam lah yang akan lebih mendapatkanya..
bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD

Jika rizki itu milik orang pintar...
maka dosen yang bergelar panjang yang akan lebih kaya...

Jika rizqi itu karena jabatan...
maka presiden dan rajalah orang yang akan menduduki 100 orang terkaya di dunia..

 Rizqi itu karena kasih sayang Allah.
" Mengejar rizqi, jangan mengejar jumlahnya, tetapi berkahnya."
( Ali bin Abi Thalib )

MESKIPUN LARI, RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU
“Kalaulah anak Adam lari dari rizqinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rizqinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)

Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.

ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN

Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down", dapat terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.

Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.
Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.
Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi dengan harga kurma bagus.
Semuanya bersyukur, Alhamdulillah, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabat gembira.
Abdurrahman bin Auf r.a pun juga gembira.
Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga, sebab berharap
jatuh miskin!

Masya Allah,
 
Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin.
Namun, Masya Allah
Rencana Allah Subhanahu wa ta'ala itu memang terbaik...
Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.
Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.
Subhanalloh
Orang lain berusaha keras jadi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal.

Benarlah firman Allah:
"Wahai manusia, di langit ada rizqi bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 )

Jadi, yang banyak memberi rizqi itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?
Allah Subhanahu wa ta'ala lah yang Memberi rizqi

Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua, yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN KEPADA ALLAH dibanding urusan dunia yang sementara ini...

Read More...

14 August 2019

Amalan Mendatangkan Rizqi

By 9:45 PM
Para ulama ‘arif billah telah menyebutkan amalan yang dapat mendatangkan, menarik atau menghadirkan rizqi, yaitu:

1. Shalat dengan penuh khidmat dan khusyu’.
2. Membaca surat al-Waqi’ah di malam hari.
3. Membaca surat Yasin dan Tabarak di waktu pagi.
4. Mendatangi masjid sebelum dikumandangkan adzan.
5. Selalu dalam keadaan suci (jika ia batal langsung memperbarui wudhunya).
6. Melaksanakan shalat sunnah Fajar dan Witir di rumah.
7. Memakmurkan masjid ba’da shalat Shubuh hingga keluarnya matahari dengani’tikaf di dalamnya dan memperbanyak bacaan: “Yaa Kaafiy yaa Mughniy yaa Fattahyaa Razzaaq.”

Sedangkan dari Imam Syafi’i Ra. mengatakan bahwa: 4 hal yang dapat menarik rizqi:

1) Qiyamullail
2) Memperbanyak istighfar di waktu sahur
3) Senang bersedekah
4) Membaca dzikiran di awal siang hari dan di akhirnya.”

dan Ada empat sebab yang bisa mempersulit datangnya rezeki:
1. Tidur dipagi hari
2. Sedikit sholat
3. Malas
4. Khianat
Read More...

Doa Agar Cepat Memiliki Rumah

By 9:37 PM
Di riwayatkan dari alhabib Tohir Alkaff, beliau mendapatkan dari Alhabib Thohir bin Muhammad bin Sholeh Alhamid (Tanggul), beliau berkata ini do’a dari Alhabib Sholeh Tanggul, agar cepat memiliki rumah :

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺭﺏ ﺍﻟﺒﻴﺖ
ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺑﺠﺎﻩ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ
ﺃﻥ ﺗﻴﺴﺮ ﻟﻲ ﺧﻴﺮ ﺑﻴﺖ
ﺣﺘﻰ ﻻ ﻧﻘﻮﻝ ﻳﺎ ﻟﻴﺖ

Allahhumma robbal bait
As aluka bijahi ahlil bait
An tuyassiro li khoiro bait
Hatta la naqul ya lait.

Ya allah engkau pemilik baitullah
Aku memohon dengan wasilah ahlil bait rosulallah
Agar engkau mudahkan untukku sebaik-baiknya rumah.
Sehigga aku tidak mengucap seandainya aku punya rumah.
Read More...